Redmi Airdots tiba-tiba jadi booming kalau kalian cari True Wireless di mesin pencari seperti Google dan Youtube. Gimana gak booming, harganya worth it banget sama spesifikasi yang ditawarkan.

Entah sejak kapan headset dengan jenis True Wireless ini muncul dan booming. Sepertinya ketika Apple mengeluarkan Airpods nya deh.

Dulu pakai headset yang punya kabel gitu rasanya udah keren kan ya. Jalan kaki sambil dengerin mp3 gitu. Selain dengerin musik, tentu headset juga punya fungsi untuk menelpon dimana kita bisa menggunakan kedua telinga kita.

Setelah headset berkabel, mulailah muncul headset bluetooth, dimana kedua plugnya masih terhubung dengan kabel, namun gak pakai jack kabel ke handphone kita. Semakin cool lagi kan buat jogging pagi. Kabel nya gak bikin ribet kena gerakan-gerakan tangan.

Hingga muncul True Wireless ini dimana, kepala headsetnya aja dan bener-bener tanpa kabel. Sepertinya diawali oleh Apple Airpods lalu diikuti oleh brand-brand china seperti Redmi Airdots ini.

Lalu apa alasan gue membeli Redmi Airdots ini?

Alasan Beli Redmi Airdots

Alasan membeli sebuah barang seperti ini adalah soal kebutuhan. Jadi gue ini butuh sebuah headset bluetooth untuk aktivitas produktif di perjalanan harian menuju kantor.

Setidaknya gue membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam sekali jalan, dimana sekitar 40 menit gue habiskan didalam kereta commuter line Jakarta – Bogor. Sisanya perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan sepeda motor yang gue titip di stasiun.

Disaat didalam kereta itu lah bisa dimanfaatkan untuk hal yang produktif seperti baca AlQuran, mendengarkan murrotal hingga mendengar podcast. Setidaknya waktu gue gak kebuang sia-sia aja.

Nah gue butuh headset untuk melakukan hal tersebut. Ya bisa sih memang pakai kabel, tapi ternyata tidak seperti yang kita kira. Karena kondisi kereta commuterline di jam kerja itu cukup bahkan sangat padat.

Jadi bisa dibayangkan ketika menggunakan headset kabel. Keluar kereta bisa-bisa terputus mungkin. Mungkin yang paling ringan adalah ketarik-tarik aja. Itu cukup merepotkan bukan? Karena itu gue butuh headset dengan bluetooth ini untuk menghindari resiko tersebut.

xiaomi redmi airdots jadi tws pilihan
penampakan redmi airdots (sumber : kgadgetnepals.com)

Lalu kenapa memilih Redmi Airdots? Alasannya karena harga yang terjangkau dan kualitas yang tidak buruk.

Harga yang gue keluarkan untuk barang seperti ini gak terlalu mahal ya dibanding kalau beli Apple Airpods ataupun Galaxy Buds. Jauh banget harganya.

Apple Airpods gak bisa gue beli karena smartphone yang gue pake sekarang ini berbasis Android. Bukan artinya gak bisa konek ke android, tapi ya gak cocok aja.

Nah yang paling pas sebenernya produknya Samsung. Mereka punya Samsung Galaxy Buds. Tapi sayang harganya gak nahan bro. Kalian bisa dapat 10 buah Redmi Airdots untuk 1 buah Galaxy Buds.

Redmi Airdots ini gue dapet di harga Rp 225.000. Gue beli di salah satu seller marketplace. Dan pastinya china version, karena emang produk ini gak keluar di Indonesia deh.

Lalu bagaimana spesifikasinya? 

Spesifikasi Redmi Airdots

redmi airdots mudah terkoneksi dibantu bluetooth 5.0
Udah pake bluetooth 5.0 (sumber : edwaybuy.com)

Nah dibawah ini adalah spesifikasi hardware dari Redmi Airdots. Sama seperti TWS lainnya, Redmi Airdots memiliki charging dock yang juga menyimpan daya yang bisa disalurkan ke headset nya.

Dengan 40 mAh, headset bisa bertahan hingga 4 jam. Dan charging dock bisa charging full hingga 3 kali. Mantap bukan? apalagi dibantu sama teknologi terbaru dari Bluetooth 5.0 yang digadang-gadang bisa bikin awet baterai smartphone kita.

Lebih lengkapnya ada dibawah ini.

Earpiece DesignIn-Ear (Intra-Aural)
Number of Drivers1, per Earpiece
Driver Size0.28″ / 7.2 mm
Active Noise CancellationNo
Controls/Microphone LocationControls: Left Earpiece, Right Earpiece
MicrophoneEarpiece (Side Unspecified)
Bluetooth5.0
Capacity (mAh) Buds40 mAh
Runtime Buds4 Hours (BT)
Charging Port BudsPins
Additional Runtime Buds11 Hours
Capacity Dock300 mAh
Charging Time Dock20 Minutes
Charging Interface DockMicro-USB
Weight Earphones0.1 oz / 4.1 g (Each)
Package Weight0.2 lb
Box Dimensions (LxWxH)6.55 x 3 x 1.15″

Review Setelah Pemakaian

Sebelum gue kasih tahu gimana review setelah pemakaian, kalian bisa lihat dulu video unboxing Xiaomi Redmi Airdots yang gue buat saat barang itu sampe ke rumah gue.

Setelah gue menggunakan Redmi Airdots ini selama 1-2 bulan ini, rasanya gue terbantu banget. Bukan tentang Redmi Airdots juga sih, lebih terbantu dengan adanya headset bluetooth tipe True Wireless ini.

Gue yang harian kerja dengan naik kereta commuter line bisa meningkatkan produktivitas selama berada di kereta. Gue bisa mendengar murottal hingga podcast edukasi ataupun hiburan.

Cara penggunaan yang mudah ini bikin gue juga tanpa repot pakainya. Biasanya gue repot banget kalau pakai headset kabel. Buka dari case, gue suka taruh headset dalam case gitu, karena sebelumnya main gue taruh di dalam tas, akhirnya ketarik-tarik bikin headset itu putus didalam kabel. 

Jadinya sering headset itu berakhir tanpa sengaja. Makanya gue beliin case yang bisa proteksi dia di dalam tas. Nah gue sering repot aja, buka dulu, pasang ke hp lalu entah kemana deh si kabel. Kalau lagi padet banget nih di kereta, akhirnya gue memutuskan untuk gak pake headset dan bengong aja sepanjang perjalanan.

Ketika gue punya Redmi Airdots ini, cukup memudahkan. Gue tinggal ambil dari charging dock, lalu pasang di telinga dan gue tinggal nyalakan bluetooth di hp gue. Koneksinya cepet, ketika nyalain bluetooth, otomatis langsung terkoneksi. Gak perlu pusing si kabel ini kalau lagi padet.

Terus bagaimana soal suaranya? Suaranya menurut gue oke-oke aja. Semua terasa clear, volumenya pun lumayan keras. Dan noise cancelation nya juga lumayan karena mungkin menggunakan earbuds yang cukup meredam suara dari luar.

Berbeda dengan Apple Airpods yang bentuknya seperti headset biasa gitu kan. Nah earbuds ini bikin lumayan meredam noise dari luar.

Perlu diketahui juga, kalau gue gunakan ini hanya untuk mendengarkan podcast atau suara vokal manusia aja, gue gak pake buat dengerin musik. Jadi gak bisa menilai seberapa bagus bass dan treble nya. Tapi sesekali pernah dan menurut gue middle aja sih.

Bass tetep terasa walaupun gak ekstrim dan gak terlalu cempreng juga suaranya. Ini sesuai dengan ekspektasi gue sih.

Kemudian soal daya tahan. Ini lebih keren sih, si Redmi Airdots ini cukup kuat dipake lama sih. Kalau kita baca di spesifikasi diatas, sanggup sampai 3 jam. Dan gue rasa itu benar. Perjalanan kereta gue sekitar 40menitan. Dan itu cuma ngabisin 10% aja. Masukin charging dock, langsung ke charge lagi.

Cukup lama sih untuk charge ulang si charging dock nya. Ini hemat waktu sama seperti mi band 4 yang gue beli beberapa bulan yang lalu.

Kesimpulan

Setelah merasakan pengalaman menggunakan Redmi Airdots ini selama 2 bulan, gue merasa produk ini membantu aktivitas gue sehari-hari. Terlepas dari merk atau buatan dari brand apa, gue merasa terbantu dengan adanya teknologi TWS ini.

Lalu yang merasa tambah beruntung dengan memilih Redmi Airdots ini adalah kualitas yang gak murahan, tapi bisa gue beli dengan harga yang rasional buat gue. Gue bisa menghemat lebih banyak dibanding ngikutin gengsi gue yang maunya brand terkenal.

isi box redmi airdots china version
Isi box Redmi Airdots (sumber : lazada.com)

Dibanding gue beli Galaxy Buds yang harganya jutaan, gue bisa ambil sisanya untuk kebutuhan lain. Oke lah kualitas audionya berbeda, tentu yang mahal akan lebih bagus, tapi kualitas Redmi Airdots ini gak kalah bagusnya. Dan menurut gue udah lebih dari harganya.

Pada akhirnya gue bisa merekomendasikan produk ini buat kalian yang punya kesamaan kebutuhan dengan gue.

Tapi sebelum membeli produk ada baiknya tetap cek kembali kebutuhan kalian apa. Kemudian cek kembali kemampuan kita. Sebisa mungkin membeli produk yang memberikan fitur dan kualitas dibanding nama brand nya. Jangan sampai kita membeli barang yang berakhir sia-sia.

Baca Juga : Review Xiaomi Mi Band 4 : Worth It Dibeli Dengan Harga Segini

Setidaknya itu prinsip gue sebelum membeli barang. So, sekian review tentang Redmi Airdots ini. Ada barang berguna lainnya yang mungkin gue butuh? Tulis aja di kolom komentar biar bisa gue lihat apa gue butuh dengan barang tersebut.

Jangan lupa share jika bermanfaat.