Membeli Macbook dan menggunakannya mungkin jadi impian banyak orang. Termasuk gue? Mungkin iya.

Tapi gak terlalu juga sih karena memang belum ada kebutuhan aja dulu. Mungkin kalian yang kepengen punya Macbook? Iya ngaku aja.

Nongkrong di cafe gitu sambil buka laptop dengan logo apel kegigit gitu kan terlihat beda sama yang gak nyala. Eh sekarang corona, buka laptop dirumah juga gak terlihat orang lain.

Kata beberapa orang, pakai macbook terasa high class. Kalau menurut gue, ya emang terasa seperti itu. Mereka ini emang terlihat beda dan eksklusif.

Ya bisalah kalian bandingkan dengan HP flagship sama yang mid end. Tentu bisa terlihat beda di genggaman orang.

Nah dari impian beberapa orang itu yang mungkin juga termasuk impian kalian untuk memiliki macbook ada baiknya kalian pertimbangkan beberapa hal yang bisa jadi panduan atau pertimbangan untuk memutuskan membeli macbook ini.

Gue akan coba bahas dari yang mungkin gak enak sampai ke yang paling oke.

1. Harga Yang Relatif Mahal

Pilih macbook sebagai daily driver atau laptop kerja sehari-hari sah-sah aja. Bahkan apple fan boy menyarankan hal itu. Karena ya macbook juga laptop kan ya. Jadi ya gak kenapa-kenapa kan kalau jadi laptop sehari-hari.

Tapi kan macbook itu harganya…

Nah ini yang akan jadi hambatan di sebagian orang yang punya impian memiliki Macbook. Yaitu soal harga yang bikin mabook juga buat kita yang budget pas-pasan, tapi gengsi ketinggian.

Tentunya kita sudah tahu kalau harga macbook ini rasanya bisa sebanding dengan 2 laptop dengan spesifikasi yang sama. Atau bahkan seharga 1 motor matik biasa seperti beat atau mio.

Jadi coba bandingkan, uang segitu bisa buat jalan-jalan kemana aja atau pilih yang cuma di taruh meja kerja aja.  

harga macbook tinggi jadi pertimbangan sebelum membelinya
sumber : appleinsider.com

Buat gue yang punya prinsip hemat pada kehidupan. Tentu membeli macbook bukan sesuatu yang tepat. Termasuk boros bagi gue. Karena tadi, dengan spesifikasi yang sama, bisa didapetin dengan harga yang jauh lebih murah. 

Atau bisa jadi barang yang lebih besar fisik dan fungsinya seperti motor. Bisa juga buat tambahan tabungan beli rumah sendiri. Atau buat modal bisnis. Ya uang segitu lumayan lah buat dapetin barang lain.

Ya itu prinsip sebagai orang hemat dalam pengeluaran, merasa dapat lebih bermanfaat untuk digunakan hal lain. Karena sadar juga pendapatan yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Oke, kalau kita searching berapa harga Macbook, kalian akan dihadapkan dengan pilihan Macbook Air atau Macbook Pro. 

Macbook Air atau sering dibilang MBA ini lebih simpel dan tipis, cocok dengan kalian yang ingin portabilitas yang tinggi. Sedangkan Macbook Pro atau MBP ini lebih kompak dan tebal. karena fungsinya yang digunakan untuk kerja lebih berat seperti desain grafis, editing video dan lainnya. 

Nah karena yang lebih simpel adalah Macbook Air, maka dia lah yang punya harga lebih murah. Untuk tahun ini, kalian bisa lihat harga termurah dari MBA baru sekitar 14 jutaan, sedangkan untuk MBP itu sekitar 17 jutaan (Tolong dicek lagi ya, tapi setahu gue harganya sekitar segitu).

Anggap aja kalian mau beli yang paling murah aja karena yang penting gengsi dan dilihat orang. Berarti kalian harus keluarin duit sekitar 14 juta tadi. Bagaimana? Worth it kah?

Ketika kalian bertanya kepada pengguna macbook maka akan selalu dibilang worth it. Tapi mungkin akan berbeda ketika bertanya sama pengguna windows bertahun-tahun, mungkin ada yang suka dan ada yang tidak suka.

Yang pasti kalian harus mencobanya terlebih dahulu untuk mengetahui kalian cocok gak pakai macbook.

Jadi harga adalah hal yang paling utama untuk dipertimbangkan apalagi kalau kalian cuma punya uang seadanya. Tapi kalau kalian adalah anak sultan, yaudah beli aja semudah gesek kartu.

2. Produk Eksklusif

Dengan harga yang amat mahal kalau dibanding dengan laptop windows yang punya spesifikasi mirip, kalian dianggap membeli sebuah produk eksklusif dimana tidak ada kompetitor yang menjual produknya selain dia.

Ini juga yang bikin si Apple itu beda dibanding merk lainnya bukan. Perbedaan ini yang bikin orang yang pakai Macbook juga ngerasa beda dibanding pengguna lainnya atau pengguna windows.

Nah ini juga yang bakal kalian dapatkan ketika kalian berani membeli macbook. Kalian akan dapat hal yang bikin beda.

macbook punya eksklusif aplikasi OS dan lainnya
sumber : appleinsider.com

Selain tampilan, Eksklusifitas akan muncul di bagian software nya. Lihat saja, OS nya saja beda. Kemudian ketika melihat aplikasi yang ada juga eksklusif, dimana mungkin ada aplikasi yang hanya berjalan di MacOS saja.

Jadi memang ketika kalian butuh aplikasi yang cuma jalan di MacOS ya mau tidak mau membeli Macbook.

Perbedaan lainnya yaitu di Macbook kalian bisa jalankan Windows, sedangkan sebaliknya gak bisa. Windows gak bisa jalankan MacOS. Jadi masih bisa pakai Windows kalau lebih nyaman sama Windows.

Di bagian hardware, sama eksklusif nya. Perangkat Macbook ini juga cuma kompatibel sama produknya. Beda kan ya sama merk laptop yang pakai Windows. Kadang ada adaptor charger universal yang bisa dipakai beberapa merk.

Nah kalau macbook, ya cuma dipakai di macbook. Tapi tetep aja sih ada aja yang jual barang KW. Charger Macbook atau Magsafe namanya tentu bisa dipakai antar tipe, baik MBA atau MBP.

Jadi, ketika kalian memilih macbook, maka kalian telah memilih produk eksklusif dimana hampir semua bagian, eksklusif dibuat oleh Apple itu sendiri.

Jadi jika ada kerusakan, hanya sedikit yang bisa memperbaikinya selain kalian klaim ke iBox (Sales Apple) dan juga berkaitan dengan spare part yang tentu punya harga yang lebih tinggi sebanding dengan harga macbook itu sendiri.

3. Daya Tahan (Durability)

Salah satu pertimbangan membayar mahal sebuah produk adalah seberapa besar daya tahan produk tersebut.

Awet gak sih udah bayar mahal-mahal?

Tentu dengan bayar mahal kita harusnya bisa dapat barang yang teruji daya tahannya dan biasanya begitu. Lebih mahal tentu akan lebih bagus.

Menurut riset dan pengalaman banyak pengguna macbook, laptop ini punya ketahanan yang lebih tinggi dibanding laptop windows. Coba lihat saja pengguna macbook pro 2012, itu tipe macbook yang masih banyak dipasaran. Penggunanya masih banyak, yang berarti laptop 8 tahun lalu saja masih oke untuk dipakai tahun ini.

Berbeda dengan laptop windows mungkin yang rata-rata dipakai 3 tahun saja sudah mulai terasa menurun performanya dan udah ngambek aja minta diganti sebagian part nya. Ini sih berdasarkan pengalaman juga.

Gue juga punya laptop windows dan bener adanya ketika mulai menginjak 3 tahun, pasti ada yang minta diganti. Seringnya bagian kipas tuh, mulai mati yang akhirnya overheat. Terus baterai dan sebagainya.

soal daya tahan macbook memang paling oke
sumber : wccftech.com

Selain itu, masuk ke bagian bodi. Macbook bakal terus pakai bahan metal untuk produknya. Ini juga salah satu keunggulan yang harus kalian bayar. Macbook punya bodi yang kokoh dibanding laptop windows yang punya spesifikasi sama.

Biasanya RAM, prosesor, sama, akan ada dibagian lain yang dikurangin. Salah satunya adalah bodi yang pakai plastik. Jadi kalau kepentok atau gak sengaja jatuh aja, ya bakal pecah. Berbeda dengan macbook.

Sejauh ini kalau gue pantengin macbook bekas tuh palingan cuma dent aja di sudut-sudut yang jadi pertanda itu laptop pernah jatuh atau kepentok apa gitu. Paling parah cuma penyok. Tapi si laptop tetep bisa kalian pakai dan gak ngurangin image penggunanya.

Sebuah pertimbangan selanjutnya untuk kalian yang pengen punya macbook yaitu dibagian durability yang kuat dan tahan lama. Kalau kalian suka ganti-ganti laptop sih ya mending windows aja.

Sekali rusak kan pengennya ganti lagi. Apalagi kalau bodi pecah, yah ganti aja lah dibanding beli bodinya doang yang belum tentu ada.  

4. Performa Mumpuni

Pertimbangan beli laptop atau elektronik adalah performa dari barang itu sendiri. Lagi-lagi beli mahal buat dapetin apa sih. Nah performa bagus bakal kalian dapetin dengan punya macbook.

Pakai windows juga bagus ah sama aja..

Iya juga sih, performa windows gak jelek kok. Apalagi kalau kalian udah upgrade segalanya. Tentu performa bakal oke banget. Macbook juga sama bahkan dari lahirnya udah oke juga. Ini yang mungkin berbeda dengan windows.

Kadang laptop windows tuh yang murah pasti ada spesifikasi yang disunat. Entah RAM nya, prosesor yang tanggung, VGA gak ada, dan sebagainya. Ujung-ujungnya kalau ngerasa kurang, ya beli lagi buat di upgrade. Tentu pakai duit lagi bukan?

Tapi kan totalnya gak sebanyak membeli macbook..

Iya kalau kalian beli spare partnya juga yang biasa aja. Kalau beli yang berkualitas tentu gak jauh beda menurut gue harganya. Belum lagi yang gak bisa ditolerir ada pada bodi, kualitas LCD, keempukan keyboard dan lainnya.

performa mumpuni macbook
sumber : geekbench.com

Ini bakal jadi selera masing-masing juga sih. Tapi buat kalian yang pengen dapetin kualitas part yang oke, macbook dari lahir udah seperti itu.

Performanya juga gak boong sih kalau gue bandingkan dengan windows. Biasanya macbook ini punya spesifikasi tertulis yang lebih rendah dengan windows dengan harga yang lebih murah. Tapi ketika digunakan, performa nya malah bisa lebih tinggi dibanding windows.

Karena perbedaan OS yang bisa manajemen performa dari hardware yang ada. Ini yang menjadi alasan kenapa dengan spesifikasi lebih rendah tapi punya performa yang mirip bahkan lebih tinggi.

Buat kalian yang pengen performa yang oke di setiap kerjaan kalian maka kalian bisa pertimbangkan fakta ini untuk membeli macbook. Ini buat pekerjaan ya. Pekerjaan dalam arti bekerja sehari-hari. Bukan gaming.

Dari beberapa pengalaman pengguna, bahwa macbook ini kurang cocok untuk digunakan bermain game. Bahkan untuk tipe MBP yang punya spek lebih tinggi.

Bisa dipakai game, tapi kalian bakal ngerasain perbedaan dengan laptop windows yang memang dikhususkan untuk gaming seperti ROG.

Selesai deh kalian yang pengen membeli macbook tapi pengen game juga. Sebelum ngeluarin mahal-mahal, lebih baik kalian beli laptop windows khusus gaming aja dibanding spekulasi membeli macbook. Laptop ini lebih cocok buat kerja aja, dokumen, desain, video, ngoding dan sebagainya.

5. Semua Sudah Termasuk (All-in)

Ngomongin beli laptop, berarti beli barang yang harusnya siap pakai untuk kebutuhan yang kita pengen yaitu biasanya buat kerja. Nah untuk mendukung hal tersebut butuh software-software yang memang diperlukan untuk nyelesein kerjaan kita.

Laptop atau prosesor butuh yang namanya sistem operasi untuk menjalankan aplikasi. Nah macbook ini punya MacOS, sedangkan merk lain punya Windows atau mungkin Linux.

macbook sudah dapat OS
sumber : makemac.grid.id

Perbedaannya macbook ini punya MacOS dari lahir alias udah sepaket dengan pembelian. Berbeda dengan merk laptop lain yang mungkin gak ada Windows. Jadi PR lagi kan buat cari windows biar bisa kerja.

Woles lah banyak bajakan diluar sana..

Nah ini nih yang jadi pertimbangan gue ketika mulai beralih ke macbook, yaitu tentang OS. Ketika beli laptop Windows ini, mungkin ada yang sudah include dengan Windows atau masih DOS alias kosongan.

Buat yang udah ada windowsnya, berarti aman. Gak perlu ribet dengan cari OS. Paling juga cuma harga yang lebih mahal aja dibanding yang DOS. Kalau beli yang DOS, berarti kalian harus install Windows dan harganya juga gak murah, sekarang ini harga Windows 10 Pro sekitar 3,7 jutaan.

Fatalnya kebiasaan buruk cari yang bajakan ini nih dijadiin solusi. Bahkan kebanyakan tukang servis laptop pun juga jualnya yang bajakan.

Yakin kalian pakai bajakan buat kerja, pakai cara yang gak halal buat dapet duit. Berarti duit yang lu dapetin itu juga…. Coba aja dipikirin ya.

Kalau pun udah include Windows dan suatu ketika kena crash yang harus install ulang. Kita gak punya serial key nya. Akhirnya minta ke tukang servis atau beli lagi windowsnya.

Ini yang jadi pertimbangan beli laptop Windows lagi. Berbeda dengan beli macbook yang sudah termasuk MacOS dan bebas kita upgrade tanpa dibatasi oleh Apple. Semua free alias sepaket dengan pembelian.

Selain itu, aplikasi lainnya yang juga sudah sepaket dengan MacOS tersebut tanpa perlu install lagi. Kalau ini sih sekarang Windows juga sudah ada sih, tinggal install dari Windows Store aja. Cuma ya tadi, aplikasi bawaan memang gak ada di Windows.

Ini yang jadi pertimbangan lainnya ketika kalian mau pilih macbook untuk pekerjaan sehari-hari. Kalian bakal dapet sepaket dengan OS dan aplikasi bawaan yang gak ada di Windows. Dan pastinya halal, gak perlu mikirin duit untuk upgrade.

6. Harga Bekas Tinggi

Mungkin ini pertimbangan terakhir yang bisa kalian pikirkan ketika membeli sebuah barang yang bisa dijual lagi kedepannya. Karena daripada disimpen gitu aja, mending dijual lagi buat ganti yang baru. Biar jadi manfaat juga kan.

Nah laptop tentu barang yang bisa diperjualbelikan ketika jadi barang bekas. Masih ada nilainya, apalagi kalau masih oke barangnya kan. Harganya tentu masih tinggi. Kan lumayan buat tambahan beli laptop baru.

harga bekas macbook tinggi
sumber : macpoin.com

Tapi biasanya nih sepengalaman gue, jual laptop windows bekas nih harganya lumayan jatuh. Buat yang buatan tahun jadul gitu, mungkin udah tinggal 30% harganya. Ya minimal 50% mentok. Bahkan baru pakai sebulan aja gitu, udah turun langsung harganya.

Kenapa harga nya murah? Karena peredaran laptop windows ini banyak dan gak cuma 1 merk aja. Jadi supply nya ini lumayan, bikin harga ikutan bersaing dengan pilihan lain yang punya spesifikasi yang sama.

Makanya kalau pengen beli laptop windows atau mau dipake buat linux gitu, mending sih beli yang bekas ya. Karena harganya jauh dari harga barunya. Kondisinya juga masih pada oke kok. Tinggal nyarinya aja.

Ini berbeda ketika kalian punya laptop macbook. Sepanjang gue lihat di ecommerce barang bekas nih harga macbook masih mahal. Mahalnya diatas 7 juta kali ya. Nanti diprotes lagi kalau mahal itu relatif.

Ya pas juga kalau pakai hukum harga bekas 50%. Karena beli barunya juga mahal. Makanya harga bekas juga ikutan mahal. Lalu yang bedainnya, harga bekasnya ini sulit buat jatuh. Jadi bisa stagnan aja di kisaran tipe masing-masing.

Kembali lagi, yang membedakan adalah seberapa banyak supply atau produk yang beredar dipasaran. Ini juga bisa diterapkan prinsip mending beli bekas aja kalau kalian mau punya macbook. Cuma produknya lebih jarang buat ditemukan dibanding laptop windows.

Baca Juga : Review Xiaomi Mi Band 4 : Worth It Dibeli Dengan Harga Segini

Mungkin kali ini baru nemu 6 alasan diatas yang bisa kalian pertimbangkan ketika mau beli macbook. Sebelum gue punya MBA ini, ya itu semua yang gue pikirkan. Sampai akhirnya memantapkan hati untuk berani spend duit banyak buat dapetin laptop.

Silahkan diperhitungkan matang-matang. Karena bagi gue beli macbook dengan harga saat ini masih gue anggap mahal. Ya gue mah siapa. Jadi buat yang masih pas-pasan dan belum terlalu butuh, ya mending ditahan dulu aja keinginannya. Nanti kalau ada rejeki baru deh.

Mau tanya-tanya? Silahkan tulis di kolom komentar. Dan jangan lupa baca artikel gue yang lain. Share juga kalau bermanfaat ya.